Persiapan menghadapi ujian akhir bagi siswa SMP kelas 9 memerlukan latihan yang intensif, terutama pada mata pelajaran muatan lokal seperti Bahasa Lampung. Semester 2 merupakan fase krusial karena materi difokuskan pada pengayaan sastra, budaya, dan analisis teks yang lebih kompleks (HOTS - Higher Order Thinking Skills).
Berikut adalah rangkuman materi utama dan contoh latihan soal Bahasa Lampung kelas 9 semester 2 untuk membantu Anda belajar. Fokus Materi Bahasa Lampung Kelas 9 Semester 2
Pada semester genap, siswa biasanya mempelajari beberapa topik mendalam sesuai Kurikulum 2013:
Sisikum (Peribahasa): Mempelajari ungkapan kiasan seperti pepatah, bidal, perumpamaan, ibarat, femio, dan idiom.
Wawaghahan (Cerita Rakyat): Menganalisis epos kepahlawanan (seperti Radin Intan II), dongeng, fabel, dan legenda.
Kepenyimbangan: Memahami struktur adat dan sistem kekerabatan masyarakat Lampung.
Sastra Lisan: Membedakan antara dialek A (Api) dan dialek O (Nyow) serta ragam puisi seperti Segata atau Adi-adi. Contoh Soal Bahasa Lampung & Kunci Jawaban (HOTS) Bagian 1: Sisikum (Peribahasa)
1. Perhatikan ungkapan berikut: "Gegel ilmu pakhai, betambah isi betambah megunduk." Apa makna tersirat dari peribahasa tersebut?A. Semakin kaya seseorang, semakin sombong ia bertindak.B. Semakin berilmu seseorang, seharusnya semakin rendah hati dan sopan.C. Orang yang diam biasanya memiliki banyak pengetahuan.D. Keberhasilan hanya bisa diraih dengan kerja keras.Jawaban: B (Perumpamaan ini membandingkan manusia dengan ilmu padi yang merunduk saat berisi).
2. Manakah yang termasuk contoh "Bidal" dalam bahasa Lampung?A. Tebal muka (Tidak tahu malu).B. Rebung mak jawoh jak ghumpunni.C. Wat ubi wat talas, wat budi wat balas.D. Seperti mengajar buaya berenang.Jawaban: C (Bidal berisi nasihat atau motivasi tentang perbuatan baik). Bagian 2: Dialek dan Kosakata
3. Dalam dialek O, teka-teki disebut dengan istilah...A. SeganingB. TeteduhanC. SisikumD. WawaghahanJawaban: B (Dialek A menyebutnya Seganing, sementara dialek O menyebutnya Teteduhan).
4. Ibu Guru: "Silahko ... siapko alat tulis!" Kata ganti orang yang tepat untuk melengkapi kalimat perintah kepada siswa tersebut adalah...A. NikuB. BeliauC. Kuti ghumpokD. IkamJawaban: C (Kuti ghumpok digunakan untuk menyapa orang banyak secara sopan). Bagian 3: Aksara dan Sastra Materi Warahan dalam Bahasa Lampung | PDF - Scribd
(Untuk nomor 21-40, pola jawaban mengacu pada buku paket Bahasa Lampung Kelas 9 terbitan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung) soal bahasa lampung kelas 9 semester 2 dan kunci jawaban hot
Itulah Soal Bahasa Lampung Kelas 9 Semester 2 dan Kunci Jawaban Hot yang bisa kami sajikan. Ingatlah pepatah Lampung: "Kutitik beratung, kutatai bening" (Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit). Artinya, belajarlah sedikit tapi rutin.
Semoga artikel ini bermanfaat untuk persiapan Ujian Sekolah (US), UAS, atau UTS. Jangan lupa bagikan ke teman-teman sekelas kalian.
Salam Sukses, Tabik Pun! (Terima kasih, Salam hormat).
Disclaimer: Soal ini bersifat prediksi dan latihan. Selalu sesuaikan dengan kebijakan kurikulum sekolah dan guru masing-masing.
Berikut adalah contoh soal Bahasa Lampung untuk kelas 9 semester 2 beserta kunci jawaban dengan tingkat kesulitan yang cukup menantang (hot). Soal ini mencakup materi aksara Lampung, kosakata (khamim), tata bahasa (kelabihan), penerjemahan, dan pemahaman teks pendek.
1. Cermati teks berikut!
"Sesay khani mak paghad ghik mengan, mak sai suka ngebantul."
Amanat yang terkandung dalam pappas di atas adalah…
a. Jangan suka mencuri makanan
b. Orang malas tidak akan sukses
c. Hargailah orang yang memberi kita makan
d. Bekerja keras sebelum menikmati hasil
Jawaban: d. Bekerja keras sebelum menikmati hasil
(Pappas ini mengajarkan bahwa sebelum makan/enjoy, harus bekerja dulu — bukan sekadar soal makanan fisik.)
2. Perhatikan aksara Lampung berikut ini!
(Soal digambarkan: aksara untuk "way" (air) dan "tajin" (nasi) ditulis dengan induk huruf berbeda)
Jika aksara way menggunakan induk huruf U ( Ulu ) dan tajin menggunakan induk huruf A, maka perbedaan makna dari kedua kata tersebut menunjukkan bahwa dalam aksara Lampung…
a. Semua kata benda ditulis dengan anak huruf yang sama
b. Perbedaan induk huruf dapat mengubah arti kata secara total
c. Aksara Lampung tidak mengenal vokal a
d. Induk huruf hanya berpengaruh pada bunyi, bukan makna
Jawaban: b. Perbedaan induk huruf dapat mengubah arti kata secara total
(Contoh: way (air) vs tajin (nasi) punya arti sangat beda karena induk hurufnya beda.)
3. Dalam tradisi pepadun (Lampung Nyow), seorang pemimpin adat disebut…
a. Suttan
b. Punyimbang
c. Ratu
d. Minak
Jawaban: b. Punyimbang
(Punyimbang = tetua adat dalam sistem pepadun. Sultan/Ratu untuk kesultanan tertentu, Minak untuk bangsawan Saibatin.) Persiapan menghadapi ujian akhir bagi siswa SMP kelas
4. Baca kalimat aksara Lampung berikut (dideskripsikan):
" Ga ni pi gha h ha " (ditulis dalam aksara Lampung).
Jika ditransliterasi ke latin, kalimat tersebut adalah…
a. Gani pagh ha
b. Gani pagh aha
c. Ga ni pagh ha
d. Gani pagh hha
Jawaban: a. Gani pagh ha
(Dalam aksara Lampung, ‘ga’+‘ni’ jadi Gani, lalu ‘pa’+‘gha’+‘ha’ ditulis tanpa vokal mati di ‘pagh’ → pagh.)
Mata Pelajaran: Bahasa Lampung Waktu: 60 Menit
A. PILIHAN GANDA (Pilih jawaban yang paling tepat)
Aksara Lampung indung ngelambangkeun ….
a. konsonan
b. vokal
c. angka
d. tanda baca
Di bawah nyin aksara rejang yang bebunyian “nya” yado ….
a. ᤁ
b. ᤈ
c. ᤍ
d. ᤏ
“Sekura” dalam aksara Lampung ditulis dengan urutan ….
a. sa + ka + ra + (biasa, tanpa diakritik)
b. sa + ka + ra + anak ui
c. sa + ka + ra + anak i
d. sa + ka + ra + anak e
Bahasa Lampung Nyak manik cawa di way kiri artinya ….
a. Saya mandi di sungai kanan
b. Saya mencari ikan di sungai
c. Saya bermain air di sungai kecil
d. Saya mencuci di sungai kiri
Kalimat ”Tikuk pompom baya” dalam ragam basa halus (alus) yang benar adalah ….
a. Niku tian baya
b. Niku suwanda baya
c. Pun baya kebik
d. Pun pompom baya
Istilah “megou” dalam adat Lampung berarti ….
a. musyawarah
b. gotong royong
c. pesta pernikahan
d. menari
Lawan kata (antonim) dari “tinggal” dalam Bahasa Lampung nyin ….
a. tumik
b. lawai
c. tebeng
d. paju Kunci Jawaban Pilihan Ganda:
Terjemahan kalimat ”Hijau betul daun pepaya itu” ke Bahasa Lampung adalah ….
a. Ijo ghik keladi wat pepaya
b. Ijo banjar wat pepaya tian
c. Ijo kacuk kulit pepaya
d. Hijau gagah daun pepaya
Aksara Lampung yang memiliki bunyi konsonan akhir (sigeg) ditandai dengan ….
a. anak ui di atas
b. anak sunti di tengah
c. bubuk di bawah
d. kelabih di samping
”Indok kenui jama pahakh mak bimbang” memiliki arti ….
a. Ibu kecil dan ayah tidak bimbang
b. Ibu dan ayah tidak pernah bertengkar
c. Ibu dan bapak tidak bimbang
d. Ibu serta ayah sedang bimbang
B. SOAL ESAI (Uraian lengkap dan tepat)
Tuliskan kembali aksara Lampung berikut ke dalam huruf Latin!
(Gambar aksaranya: ka + anak i + ngau + ra + anak u + ma + anak e + kelabih – asumsikan berbunyi "Kiring rumah di samping")
Buatlah satu kalimat berita dalam Bahasa Lampung dialek O (Api) yang mengandung kata kebik (kebun) dan way (air).
Jelaskan apa yang dimaksud dengan Kelabihan (tata bahasa Lampung) dan berikan satu contoh dalam kalimat!
Ubahlah kalimat berikut ke dalam ragam halus (alus) untuk orang yang lebih tua:
”Ya mak kuasa, nama pengangguh dang haga ngebabah”
Terjemahkan teks pendek berikut ke dalam Bahasa Indonesia:
”Wat ghik sai geli liwa ngehamah adek. Adek pun ngedok di kebik makai kaca matau.”
Bacalah kutipan berikut! "Raden Punai dikenal dengan lidahnya yang pahit. Setiap perkataannya sering menjadi kenyataan buruk. Ia diasingkan ke hutan. Suatu hari, ia bertemu dengan seekor buaya...."
Tokoh utama dalam cerita "Si Pahit Lidah" adalah.... A. Raden jambat B. Raden Punai C. Putri Junjung Buih D. Subi
Pesan moral (amanat) dari cerita Si Pahit Lidah adalah.... A. Jangan pernah masuk hutan sendirian B. Jangan berjalan di tepi sungai C. Jagalah perkataan agar tidak menyakiti orang lain D. Selalu berbohong untuk selamat